harianwonosobo.com

RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

Jakarta, DiengNews.com (22/11/2018) – Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan telah mengalami beberapa kali pembahasan di DPR Senayan. Saat ini RUU tersebut sedang dalam tahap pembahasan oleh pemerintah. Pemerintah melalui Sekretariat Kabinet dan Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan dalam negeri melakukan Focus Group DiscussionTindak Lanjut RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan oleh Pemerintah.

Abdul Ghofarrozin, Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Dalam Negeri dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa RUU tersebut sedang dalam tahap pembahasan. Pemerintah ingin menghadirkan ingin mengawasi RUU ini dan memastikan tidak ada kesalahan dalam proses pengambilan keputusan, karena ini menyangkut pesantren pada masa mendatang.

Beberapa narasumber yang hadir antara lain KH. Abdul Jalal (Pengasuh Ma’had Aly, Sukorejo Situbondo), Hifdzil Alim (Pukat UGM), KH. Fadlulloh (Aspindo) dan lainnya. Beberapa gagasan utama yang disampaikan para narasumber antara lain: RUU harus dikaji secara hati-hati, agar tidak lahir produk kebijakan yang kurang sesuai dengan semangat pesantren yang mandiri dan otonom. Pesantren perlu mendapat pengakuan oleh negara, namun negara tidak perlu sampai masuk dalam otonomi pesantren. Sejatinya pesantren telah ada sebelum negeri ini ada. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *