harianwonosobo.com

Hadiri Rakernas AMALI, Direktur PD Pontren dan Ma’had Aly Sampaikan Kabar RUU Pesantren

Hadir dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Workshop Asosiasi Ma’had Aly se-Indoneaia (AMALI), Direktur PD Pontren dan Ma’had Aly Kementrian Agama RI KH Ahmad Zayadi menyampaikan kabar baik terkait Rancangan Undang-undang tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan, sabtu (15/12) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Mubarok Manggisan, Wonsosbo.

Dalam sambutannya, Kyai Ahmad Zayadi menyampaikan Rancangan Undang-undang tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang diinisiasi oleh Fraksi PKB telah disetujui menjadi Rancangan Undang-undang (RUU) pada Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (16/10).

“Pemerintah telah menerima RUU Pesantren dari Fraksi pengusul pada 24 Oktober 2018,” ujar Kyai Ahmad Zayadi. Dan selanjutnya, menurut Kyai Ahmad Zayadi Pemerintah akan menyampaikan Standing Position (sikap) kepada DPR pada 21 Desember 2018 mendatang.

Kyai Ahmad Zayadi meminta kepada jajaran pengasuh pondok pesantren untuk turut mendoakan (mujahadah) agar RUU Pesantren disetujui dan segera masuk proses pembahasan.

“Asosiasi Ma’had Ali berkomitmen untuk mengawal RUU Pesantren hingga menjadi UU sebagai payung hukum bagi Pondok Pesantren dan Pendidikan Keagamaan tidak hanya diakui keberadaannya saja, namun bisa menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” terang Kyai Ahmad Zayadi.



Dikatakan, Ma’had Aly adalah ihtiar permanen dalam upaya mengembalikan tradisi tafaquh fi al-din tingkat tinggi. Kyai Ahmad Zayadi Juga mengimbau kepada pengasuh Ma’had Aly untuk menggiatkan branding kelembagaan berbasis digital dan jejaring media sosial. “Eksistensi Ma’had Aly merupakan kompetitor baru bagi Perguruan Tinggi lain yang telah mengembangkan kajian ilmu keagamaan,” lanjut Zayadi.

Diakhir beliau berharap, alumni Ma’had Aly tidak hanya memiliki kompetensi mau’idzah Khasanah, tetapi juga mampu menjadi uswatun khasanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *