harianwonosobo.com

PARA SANTRI MBAH MUNTAHA ALMARHUM BERKUNJUNG KE PBNU


Jakarta, DiengNews.com (16/12/2018). Dalam rangkaian liburan ahir semester, santri Pondok Pesantren Al-Asy’ariyah 2 Deroduwur, Kalibeber, Wonosobo melaksanakan ziarah dan kunjungan ke PBNU.  Acara di PBNU dilaksanakan di Masjid PBNU lantai 1, Jalan Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat

Gus Sahir, keturunan keluarga Al-Asy’ariyah Kalibeber Wonosobo menyatakan bahwa kunjunganya ke PBNU untuk menguatkan aqidah ahlusunnah wal jamaah yang sudah dipegang santri. Harapannya ceramah di PBNU bisa menjadi bahan dan wajangan untuk memperkuat santri dalam menghadapi berbagai pandangan di luar.

Ahmad Munir, selaku pihak yang menyambut di PBNU menyatakan sangat gembira atas kunjungan dan kehadiran adik-adik santri dari SMP Takhasus Al-Quran, yang juga santri di Kompleks pemakaman KH. Muntaha Al-Hafidz. Munir menjelaskan bahwa dahulu simbah KH. Muntaha Al-Hafidz, pengasuh pesantren Al-Asy’ariyah Kalibeber Wonosobo adalah jajaran Mustasyar PBNU. Jadi sudah semestinya santri-santrinya mengikuti jejak perjuangan mbah Mun (Almarhum).

Acara juga diisi ceramah agama oleh Kyai Moh. Shodiq, Wakil Bendahara Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama. Dalam ceramahnya kyai Sodiq dari Sumenep Madura menjelaskan bahwa sejarah lahirnya NU tidak lepas dari pergulatan para kyai menghadapi berbagai aqidah yang menyimpang. Kesadaran itu yang melahirkan organisasi Islam terbesar di Indonesia bernama NU. Acara juga diisi dengan ceramah motivasi dengan diisi oleh Ahmad Lutfi, Mantan Ketua PC PMII Kota Depok dan Mahasiswa UI, Khotibul Umam. Acara dilanjutkan dengan ziarah ke berbagai makam ulama dan mengunjungi masjid Istiqlal. 

Kontributor: Ahmad Munir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *