harianwonosobo.com

PROMOSI PARIWISATA WONOSOBO PERLU DITINGKATKAN

Wonosobo, harianwonosobo.com (06/01/2018) – Sektor Pariwisata menjadi salah satu sektor jasa yang cukup menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Sektor wisata menopang berbagi sektor ekonomi lain seperti UMKM, Perhotelan, Restoran dan Warung makan, serta jasa transportasi.  Tidak sedikit, jasa wisata berkembang beriringan dengan promosi wisata yang semakin gencar. Diperlukan langkah dan strategi yang serius sekaligus aplikabel, sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan konsumen saat ini. Jika diperlukan pemerintah perlu mendorong investor untuk terlibat aktif dalam pengembangan sektor wisata. 

Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo menyatakan akan terus mendorong kegiatan promosi wisata di Wonosobo. Pihaknya menegaskan ada 4 P yang menjadi elemen penting yakni product, price, place dan promotion. Hal itu disampaikan Agus dalam kegiatan Talkshow Promo Wisata 2019, Wonosobo The Soul of Java yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo di Hotel Kresna Wonosobo, Kamis (13/12) siang. 

Menurut Agus kegiatan promosi wisata merupakan hal yang penting dan harus dipersiapkan maksimal. Kuncinya pengunjung merasa nyaman dalam menikmati setiap objek/wahana yang ditawarkan. 

Hal lain yang menjadi pendorong bagi kenyamanan para pengunjung adalah kemudahan akses menuju lokasi wisata. Wonosobo secara geografis memiliki titik strategis, berdekatan dengan Bandara Kulonprogo Yogyakarta dan Bandara di Purbalingga, Jawa Tengah. Sinergi antarelemen masyarakat dan pemerintahan diharapkan kedepan mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Wonosobo. 

Kegiatan talkshow tersebut melibatkan perwakilan pegiat wisata se wilayah eks karesidenan Kedu-Banyumas, serta perwakilan dinas se-Wonosobo dan elemen media online maupun cetak. 

Kepala Disparbud Wonosobo One Andang Wardoyo menyatakan kegiatan promosi diperlukan,  karena informasi terkait destinasi sangat penting bagi masyarakat. Menurutnya, potensi Wonosobo dalam hal kepariwisataan memang cukup banyak. Namun diakui pengelolaan dan promosi saat ini masih kurang, sehingga mengakibatkan beberapa destinasi menghilang tergerus objek lain. 

Ahmad Munir, Kedoe Institut merespon baik adanya upaya promosi wisata yang akan ditingkatkan. Namun tidak kalah penting, pelibatan peran masyarakat dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan sektor wisata menjadi penting. Masyarakat pada titik tertentu akan terlibat secara sungguh-sungguh, manakala perannya diapresiasi dengan berbagai program dan kegiatan yang mendorong kemajuan masyarakat secara ekonomi dan sosial. Pelibatan masyarakat saat ini menjadi kunci dalam pengelolaan objek wisata, sebelum digencarkan promosinya. (Red AMU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *