harianwonosobo.com

Mata Air Mudal Slukatan


Mojotengah, Wonosobo, harianwonosobo.com (08/01/2019) – Mata air ini merupakan mata air yang terletak di sebelah timur Desa Slukatan Kec. Mojotengah Kab. Wonosobo. Mata air ini dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai sumber air minum bagi masyarakat sekitar khususnya bagi masyarakat  Desa Wonokromo. 

Menurut cerita dulunya di area mata air ada dua pohon besar yang diantara pohon tersebut mengeluarkan mata air yang  sangat bening dan segar. Lalu dimanfaatkan masyarakat untuk keperluan air sehari-hari. Oleh sebab itu akhirnya area mata air tersebut dibuatkan kolam untuk menampung air. 

Seiring berjalannyawaktu kolam tersebut sekarang diluaskan yang kemudian disalurkan hingga ke desa-desa yang lain. Tetapi mata air ini tidak dimanfaatkan oleh warga masyarakat Desa Slukatan, lantaran letak Desa Slukatan yang lebih tinggi dari mata air tersebut. Hingga akhirnya warga desa yang letaknya di bawah  mata air saja yang memanfaatkan.

Warga sekitar biasanya meruwat rawat  mata air mudal  di Desa Slukatan  dengan cara menggelar acraa slametan, dimana acara tersebut terdapat persembahan wayang yang biasanya dilaksanakan pada bulan suro tiaptahunnya. Tradisi ini terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Karena orang jawa mempercayai tradisi leluhur harus dilestarikan sebagai wujud terimakasih kepada yang mbahu rekso mata air tersebut. 

Mata Air Mudal tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan air warga sekitar, tetapi juga biasanya ramai digunakan oleh anak-anak untuk sekedar berenang ataupun bermain air di mata air tersebut. Lantaran kolam yang cukup lumayan besar dan kedalaman sekitar 1.5 meter hingga 2 meter. 

Sumber: Foto Danang Setia Budi, 2019

Siapa saja bisa berkunjunng kesini apabila ingin merasakan kesegaran alamiah  yang disajikan  di area mata air mudal,  asalkan mampu menjaga sopan santun dan tata krama. Untuk sampai kesini bisa menggunakan kendaraan  roda dua dengan melalui jalan setapak yang  masih berupa jalan tanah. Dengan kendaraan roda 2 kita bisa sampai hingga ke titik mata air. Apabila kita menggunakan kendaraan roda 4 kita masih harus berjalan kurang lebih sekitar 15 menitan  dari Desa Slukatan. 

Sumber: Foto Danang Setia Budi, 2019

Disana juga kita akan dimanjakan dengan keberadaan ikan-ikan besar yang  ada di dalamnya. Walaupun bukan tempat wisata yang  banyak orang sudah mengetahui, tetapi temmpat ini sangat cocok untuk merasakan suasana kesegaran udara  pedesaan.  Lantaran disekitar area mata air mata kita dimanjakan oleh pemandangan lereng-lereng persawahan dan perbukitan  yang menghijau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *