harianwonosobo.com

UNSIQ SOSIALISASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU


Temanggung, harianwonosobo.com (7/01/2019) – Universitas Sains Al Quran (UNSIQ)  Jawa Tengah di Wonosobo sebagai satu-satunya universitas yang ada di Wonosobo mengadakan kegiatan yang di kemas dalam bentuk SBT dan sosialisasi PMB. Kegiatan ini dimaksutkan untuk lebih mengenalkan UNSIQ ke masyarakat serta mencobamemberikan motivasi dan pengalaman agar para siswa kelas XII lebih siap dalam menghadapi UAN dari segi mental. Program sosialisasi PMB ini dibagi kepada fakultas-fakultas yang ada di UNSIQ dengan daerah sosialisasinya masing-masing, misalkan FITK mendapat jatah untuk sosialisasi di daerah Wonosobo, Temanggung, dan Magelang.  

Sosialisais PMB UNSIQ di Kedu, Temanggung (Foto: Danang Setia Budi)

Menurut Sri Jumini M.Pd. selaku ketua tim sosialisasi PMB FITK mengatakan  “kegiatan sosialisasi PMB untuk tahun ini dibuat dan dikemas dalam bentuk Spiritual Building Training (SBT ) yang diberikan langsung kepada para siswa kelas XII, hal ini untuk menambah motivasi bagimereka dalam menghadapi UAN, serta mengenalkan UNSIQ, pelaksana kegiatan ini diberikan kepada beberapa mahasiswa perwakilan HMP,  Untuk FITK sendiri sudah mengunjungi sekolah menengah atas sekitar Wonosobo dan Temanggung, untuk area Banjarnegara baru memberikan surat permohonan kunjungan”. 

Sosialisasi ini mendapat dukungan dari pihak sekolah yang dikunjungi. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh guru BK SMK NU Kejajar “ saya sangat berterimakasih dan senang dengan adanya kegiatan sosialisasi dari UNSIQ ini, karena bagaimanapun kami SMK NU Kejajar masih merupakan bagian dari UNSIQ”.

“ jika ada yang dekat dengan kita tak perlulah yang jauh, bahkan bisa menghemat biaya kos dan hidup, saya berharap kepada siswa untuk dapat melanjutkan ke perguruan tinggi agar mereka tetap belajar dan mencariilmu terlebih dahulu tidak terburu buru untuk menikah”. Tambahnya. 

Banyak siswa yang tidak ingin melanjutkan pendidikan karena masalah biaya dan kurangnya dukungan dari orang tua. Dengan sosialisasi ini memberikan pemahaman dan pola pikir bahwa masalah tersebut dapat diselesaikan. Salah satunya dengan banyaknya besiswa yang ada di perguruan tinggi dan komunikasi yang lebih baik dengan orang tua. Dengan pemahaman tersebut  banyak siswa siswi yang awalnya kurang berminat untuk melanjutkan study menjadi terlihat lebih bersemangat dan tergugah untuk dapat melanjutkan jenjang pendidikannya. (Red. Danang Setia Budi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *