harianwonosobo.com

IPNU IPPNU PAC Garung Adakan Ziarah Rutin

HARIANWONOSOBO.COM, WONOSOBO – IPNU IPPNU PAC Garung mengadakan kegiatan rutin ziarah kubur di dua kecamatan yakni kecamatan Garung dan Mojotengah, Ahad 29 September 2019.

Meski terik matahari semakin menyengat, disertai sedikit debu beterbangan, sesekali angin sepoi-sepoi menerpa sarung-sarung dan mengibaskan kerudung. Terlihat wajah-wajah ceria dari generasi IPNU IPPNU Garung tampak menikmati sekali kegaitan ziarah. Beberapa anak tampak sadar kamera saat tim dokumentasi dari pengurus PAC mengambil gambar.

Sebagai generasi penerus NU, rekan dan rekanita yang tergabung dalam salah satu BANOM (Badan Otonom) Nahdlatul Ulama terus melestarikan ziarah kubur ke beberapa makam ulama di wilayah Garung dan Mojotengah. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja rutin yang diadakan oleh Departmen Dakwah IPNU IPPNU PAC Garung.

Suasana ziarah di lokasi pesarean Syaikh Qotbudin, Candirejo, Mojotengah

Perserta yang menghadiri kegiatan tersebut di ikuti oleh pengurus PAC dan perwalikan dari masing-masing ranting se-Anak Cabang Garung berjumlah sekitar 100 orang lebih. Mereka mengunjungi pesarean empat ulama besar yang telah berjasa menyebarkan agama islam daerah Wonosobo bagian utara. Empat pesarean tujuan tersebut antara lain :

  1. Syaikh Qotbudin (Candirejo, Mojotengah)
  2. Sunan Bayat (Krasak, Mojotengah)
  3. Almaghfurlah Simbah Kyai Ibrohim (Jawar, Mojotengah)
  4. Almaghfurlah Simbah Kyai Qostolani (Maron, Garung)

Kegiatan ziarah ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang di adakan oleh IPNU IPPNU di kecamatan Garung, Wonosobo. Ziarah juga merupakan salah satu upaya yang ditempuh dalam meningkatkan dan menguatkan kualitas spiritual peserta. “Tujuannya adalah semoga ziarah yang telah kita laksanakan bisa menjadikan wasilah kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT” ungkap rekan Erwin Sugiyanto ketua IPNU PAC Garung yang berasal dari Dusun Topengan.

IPNU IPPNU adalah wadah dari para pemuda-pemudi yang bergerak melalui organisasi NU dalam mendakwahkan islam ahlussunah wal jamaah. Bahwa ditengah era digital dimana arus budaya dan paham liberal dan radikal sangat mudah menyebar. Penguatan secara spiritual harus terus dilakukan dalam membetengi paham dan aliran tersebut. Penguatan ini juga sebagai upaya untuk tetap menjaga ghiroh perjuangan dalam menyebarkan islam ahlussunah wal jamaah yang telah dicontohkan oleh para ulama.

(Red : KH, Foto: rekan Slamet Sarkino )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *