RAPAT KONSOLIDASI HIMPUNAN PENGUSAHA NAHDLIYIN UNTUK 2020

Jakarta, harianwonosobo.com (2/12) – DPP Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) mengadakan kegiatan Rapat Konsolidasi dihadiri Ketua Umum DPP HPN H. Abdul Kholik, Lukmanul Haqim, Sekjen HPN di Kinanti Building, Epicentrum, Kuningan, Jakarta pada senin (2/12). Rapat ini diharapkan menjadi media untuk bersinergi dalam memberdayakan ekonomi individu dan NU, maka perlu sering dilangsungkan konsolidasi. Agar secara rutin menjalankan rapat secara aktif pada bidangnya masing-masing. 

“Titik titik penting sudah bisa dikonsolidasikan. 80% dari target group sudah bisa diraih. Jawa Barat Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten sudah hampir 80%. Jawa Barat sudah lama bergerak meskipun belum terkonsolidasi dengan baik. DKI sudah dibenahi tinggal bergerak. Luar Jawa juga penting, dari 22 provinsi yang sudah dibentuk, kurang dari setengah yang benar-benar menunjukkan aktivitasnya. Ini meyangkut daya tawar terhadap stakeholder.” Jelas Abdul Kholiq

“Pemerintah akan melibatkan HPN sebagai patner. Infrastruktur organisasi akan menjadi landasan kita untuk bergerak. Kalau dalam lima tahun ke depan, kita tidak dapat berkiprah dengan baik, maka “terlalu”. Bahannya sudah cukup akses sudah tersedia tinggal memanfaatkan secara optimal. Kita juga memiliki yang cukup kuat.” Tutur Abdul Kholiq.       

Ketum HPN arahkan DPP HPN untuk menjaga 1) HPN dan Program HPN harus memberi manfaat. 2) Program HPN Menjalankan Bisnis. 3) Jasa bantuan HPN prinsipnya free of charge. 4) Pengurus harus siap diakses anggota. 5) Transparan, no hidden agenda. 6) Program/ aktivitas terbuka dan teruji. Ketua umum juga melarang DPP HPN mengandalkan sumbangan/proposal dan menjual agenda pemberdayaan. (Red AMU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *