Romantisnya Gemulai Tari Karonsih

Iringan gendhing jawa dengan irama awalnya adalah pathetan pelog kemudian diteruskan gangsaran malik slendro. Setelaha itu irama berubah menjadi kinanthi sandhung slendro menyuro lambangsari dan terakhit adalah sigromangsah slendro menyuro. Tidak sekedar tarian penghibur semata, namun dibalik balutan lemah gemulai setiap gerak ternyata mangandung makna. Tarian Karonsih biasanya ditampilkan pada acara resepsi pernikahan adat Jawa. Tari Karonsih mulai disajikan biasanya setelah sambutan dari pihak keluarga dan doa bersama.

Seorang penari wanita
(Ratna Aziza) sedang menari Tari Karonsih

Tari Karonsih menceritakan kisah seorang pangeran Panji Asmara Bangun yang menyamar sebagai orang biasa untuk mengetahui keadaan rakyatnya. Panji Asmara Bangun adalah putra dari Prabu Lembu Amiluhur Raja Jenggala ia mempunyai seorang istri bernama Dewi Galuh Candrakirana. Kepergian sang pangeran dalam misi tersembunyinya tersebut ternyata tanpa sepengatahuan sang istri alias tidak pamit kepada sang istri. Sehingga Dewi Galuh Candrakirana merasa cemas dan bingung, namun ia terus menunggu kedatangan sang suami.

Setalah sang pangeran kembali dari tugas dan misi rahasia tersebut akhirnya mereka bertemu, namun sang istri terlanjur kecewa karena ditinggal sang suami yang pergi tanpa pamit dan kabar. Menyadari kesalahan terserbut sang pangeran mencoba merayu hingga pada akhirnya sang istri memaafkan dan menerima sang pangeran kembali seperti dulu kala dengan suasana yang harmonis, romantis dan setia.

Kata Karonsih berasal dari bahasa Jawa yakni ‘kekaron atau sakloron tansah asih’ yang artinya keduanya saling mencintai. Diketahui tari Karonsih adalah karya S. Maridi yang paling terkenal antara tahun 1980 sampai 2000. Tari Karonsih melambangkan kesetiaan pasangan, romantisme serta kekuatan dan ketulusan cinta kepada pasangan. Pertunjukan tari ini pada suatu acara resepsi pernikahan adalah sebagai wujud dan lambang serta pengharapan agar kedua mempelai pengantin selalu setia, romantis dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DomaiNesia
Share via
Copy link
Powered by Social Snap