harianwonosobo.com

Virus Corona Menjangkiti Harga Bawang Putih

Harianwonosobo.com – Yogyakarta. Dampak dari Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara impor pasokan makanan dan minuman dari negara yang terjangkit virus corona mengakibatkan sejumlah harga komoditas pangan mengalami kenaikan.

Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga salah satunya adalah bawang putih.

Harianwonosobo memantau harga pasaran bawang putih melalui website hargajateng terbukti mengalami kenaikan. Pada akhir tahun 2019 harga bawang putih per kg rata –rata sebesar Rp 28.000,- dan pada minggu pertama bulan Februari 2020 naik rata-rata menjadi Rp. 45.000,-.

Kenaikan harga bawang putih ini dipicu oleh keputusan pemerintah yang memberhentikan sementara impor bawang putih dari negara –negara yang terjangkit virus corona seperti China. Dilansir dari okezone, menurut Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri, kenaikan harga karena imbas virus corona di China. Mengingat negara itu merupakan penyetok bawang putih terbesar di dunia.

China kesulitan menyediakan stok bawang putih di Indonesia karena sedang menghadapi dan menangani virus corona. “Sekarang (harga bawang putih) sudah di atas Rp50.000. Ini memang tidak lepas dari isu korona,” ujarnya.

Beliau menambahkan “Kemudian diketahui, kita memiliki sekitar 90% kebutuhan nasional untuk bawang putih dan importir terbesar berasal dari China,” .

Kenaikan harga bawang putih ini tentu mengurangi daya beli konsumen terhadap komoditas pangan bawang putih. Penjual pun merasa dirugikan karena omset penjualan mereka menurun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DomaiNesia
Share via
Copy link
Powered by Social Snap