Advertisement

Responsive Advertisement

GUS YAQUT INGIN PERSAUDARAAN SESAMA ANAK BANGSA DITINGKATKAN

Jakarta, HarianWonosobo.com (22/12) – “Ketika pertama kali mendapatkan berita, bahwa saya harus menerima amanah, untuk membantu Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, dalam mimpi yang paling liar saya, saya tidak pernah mimpi menjadi Menteri agama. Tapi saya sudah bertekad, untuk mewakafkan hidup ini, untuk bangsa dan negara, juga apa yang saya miliki. Dan sekarang mendapat kesempatan menjadi Menteri agama, dan saya akan melakukan yang paling baik untuk bangsa dan negara.

Yang pertama, agama menjadi inspirasi, bukan aspirasi. Agama bukan lagi menjadi alat politik, baik untuk menentang pemerintah atau merebut kekuasaan. Agama biar menjadi inspirasi dan biarkan agama membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tugas yang tidak mudah, bagaimana menjadikan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basariyah. Indonesia merdeka, Indonesia lepas dari penjajah (kolonial), semua agama yang ada di Indonesia pada waktu pergolakan kemerdekaan mereka terlibat. maka ukhuwah wathaniyah penting, agar tidak ada satu agamapun, yang mengklaim, merasa paling memiliki negara ini.

Persaudaraan sesama umat manusia, gus Yaqut mengutip sahabat Nabi Ali bin Abi Thalib RA. Mereka yang tidak saudara dalam seiman adalah saudara dalam kemanusiaan. InsyaAllah Indonesia akan jauh lebih tentram.

Bagaimana bisa menjadikan Pendidikan agama di lingkungan kementerian agama, termasuk tentu pondok pesantren, agar pesantren didorong mandiri, agar melahirkan kader-kader terbaik bangsa, yang bisa memberikan sumbangsih terbaik untuk negara dan bangsa. Mohon doa restu bapak ibu sekalian, agar amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.” Tutur Gus Yaqut.


Posting Komentar

0 Komentar